Minggu, 27 September 2015

Sedekah Buntut Singkong

Sedekah Buntut Singkong Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ada seorang penjual gorengan bernama Sutikno yang punya kebiasaan menyisakan buntut singkong goreng yang tak terjual. Sebelum pulang ke rumah, dia selalu memberikan sisa gorengan tersebut pada seorang bocah yang sering bermain di dekat tempatnya mangkal.

Tanpa terasa sudah dua puluh empat tahun Sutikno menjalani bisnis jual gorengannya tanpa ada perubahan yang berarti, masih mangkal di tempat yang sama dengan omset penjualan yang tidak berubah pula. Suatu hari datang seorang pria dengan penampilan elegan dan membawa mobil mewah berhenti di depan gerobaknya sambil bertanya,”Ada gorengan buntut singkong Bang?” “Kagak ada mas! Yang ada pisang sama singkong goreng”, balas Sutikno. “Saya kangen ama buntut singkongnya. Dulu waktu kecil dan ketika ayah saya baru meninggal tidak ada yang membiayai hidup saya. Teman-teman mengejek saya karena tidak bisa beli jajan. Saya waktu itu lalu lalang di depan gerobak abang, lalu abang memanggil saya dan memberi sepotong buntut singkong goreng,” ujar pria itu.

Sutikno terperangah, dia tidak men
... baca selengkapnya di Sedekah Buntut Singkong Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 15 September 2015

Kenalilah Karakter Tubuh Anda (Mengenal Ayurveda Bagian Kedua)

Kenalilah Karakter Tubuh Anda (Mengenal Ayurveda Bagian Kedua) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Apakah Anda mengalami masalah dengan berat badan yang mudah naik walaupun hanya makan sedikit, atau Anda mudah terserang batuk atau masuk angin dan sering bersin di pagi hari, atau Anda mudah mengantuk dan merasa capai…….? Bila jawabannya ‘YA’, maka dalam ‘Ayurveda’, Anda masuk dalam kelompok karakter tubuh ‘kapha’. Bila Anda mengenal karakter tubuh Anda atau dalam istilah Ayurveda disebut ‘dosha’, dan Anda menjalankan prinsip Ayurveda, terutama menghindari makanan yang mengganggu dosha Anda, maka kualitas kesehatan dan kehidupan Anda akan meningkat.

Ayurveda merupakan pengetahuan medis tertua di dunia, yang telah dipraktikkan lebih dari 5,000 tahun dan berasal dari India. Ayurveda mempunyai tujuan menjaga kesehatan serta mengobati apabila kesehatan terganggu. Sehat yang dimaksud dalam pengetahuan medis kuno ini adalah gabungan dari sehat jasmani, sehat pikiran & perasaan, serta sehat secara spiritual.

Kesehatan tidak bisa dipisahkan dari kondisi raga dan kondisi pikiran seseorang. Kombinasi raga dan pikiran merupakan kesatuan yang disebut dalam bahasa Sansekerta ‘prakrti’ yang artinya alami.

Secara alami, energi dasar kehidupan atau disebut juga karakter tubuh secara alami dibagi menjadi tiga bagian, yaitu vata, pitta, dan ka
... baca selengkapnya di Kenalilah Karakter Tubuh Anda (Mengenal Ayurveda Bagian Kedua) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 13 September 2015

BERTINDAK

BERTINDAK Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Leadership is action, not position. Kepemimpinan adalah tindakan, bukan jabatan. Begitulah sebuah poster yang pernah saya terima dari seorang kawan yang bermukim di Surabaya. Dicetak di atas kertas warna putih dan merah ukuran 54 x 62 sentimeter, tulisannya dengan huruf serba besar dan warna kontras hitam dan putih. Wow!

Kawan saya itu bukan politisi dan tidak dalam situasi memerlukan dukungan untuk menjadi pejabat publik. Ia seorang konsultan dan menangani perusahaan-perusahaan swasta dalam upaya meningkatkan kualitas produk dan layanan dalam arti luas. Ia tidak memiliki klien dari lingkungan pemerintah atau pun BUMN. Namun agaknya dia ikut geram menyaksikan para pemimpin negeri ini terlalu sering berwacana dan sangat kurang bertindak. “Isu soal kenaikan harga bahan bakar minyak bisa dijadikan contoh nyata. Begitu serunya perdebatan para pejabat publik, sehingga harga-harga sembako naik, sementara keputusan atau tindakan sang pemimpin tak kunjung jelas sampai berbulan-bulan. Rakyat jadi menderita, karena pemimpin tidak amanah,” ujarnya berapi-api, bagai pengamat politik karbitan yang datang dari dunia antah berantah.

Saya menanggapi dengan tersenyum. Bukan senyuman sarat makna, sebab sejujurnya, saya tidak tahu harus berkata apa. Pikiran saya melayang pada buku Zaenuddin HM yang baru usai saya baca. Prolog buku ditulis wartawan senior Kompas Budiarto Shambazy. Epilognya ditulis Eep Saefulloh Fatah, pendiri dan CEO Polmark Indonesia. T
... baca selengkapnya di BERTINDAK Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 07 September 2015

Menghargai (Nilai) Diri

Menghargai (Nilai) Diri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kejadian yang saya ceritakan berikut mungkin pernah pembaca alami sendiri, entah ketika berperan sebagai anak atau orangtua. Saya tergerak menuliskannya sejak saya kedatangan seorang bapak (klien) yang mendaftarkan diri ke front office dan mengaku bermaksud mengkonsultasikan putrinya yang bermasalah.

Di ruang konsultasi, ternyata yang saya temui adalah pasangan suami istri. Sang istri memulai membuka pembicaraan dengan senyuman khasnya, “Pak Edy, kami harus meminta maaf karena telah berbohong kepada staf Bapak. Sebenarnya bukan anak kami yang bermasalah, tetapi ayahnya, ya suami saya ini…”. “Begini ceritanya, Pak Edy…” tukas sang suami. “Suatu sore saya ditegur ibu mertua saya yang kebetulan tinggal serumah bersama kami. Beliau menyatakan kesedihannya menyaksikan cucunya, anak perempuan kami, menyerocoskan kata-kata makian. Ibu mertua saya menyebutkan beberapa kosakata makian… dan saya sungguh terkejut, sebab kata-kata itu persis merupakan kata-kata yang pernah keluar dari mul
... baca selengkapnya di Menghargai (Nilai) Diri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1